Sistem Informasi Manajemen Gereja pada GKPB Jemaat Tirta Amerta Pelambingan Menggunakan Framework Laravel
Keywords:
sistem informasi, manajemen gereja, Laravel, MySQL, usabilityAbstract
Perkembangan teknologi informasi telah dimanfaatkan secara luas dalam pengelolaan data, namun penerapannya di lingkungan tempat ibadah masih belum optimal. GKPB Jemaat Tirta Amerta Pelambingan sebelumnya masih menggunakan metode konvensional dalam pencatatan data jemaat dan pendaftaran kegiatan, sehingga menimbulkan kesulitan pencarian data, risiko kehilangan dokumen, serta ketidakefisienan dalam administrasi gereja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi manajemen gereja berbasis web guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan data dan informasi. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dan basis data MySQL dengan metode Software Development Life Cycle Model Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Fitur utama sistem meliputi pengelolaan data jemaat, pendaftaran kegiatan gereja, pendataan majelis dan pendeta, serta penyampaian informasi gereja secara digital. Pengujian fungsional dilakukan menggunakan metode Black Box Testing dan menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan. Evaluasi tingkat kegunaan dilakukan menggunakan System Usability Scale (SUS) dan menghasilkan skor rata-rata sebesar 88,43, yang berada pada kategori Acceptable, dengan grade B dan interpretasi Excellent. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat kegunaan yang tinggi dan layak diterapkan sebagai solusi pengelolaan administrasi gereja.